Minggu, 04 Juli 2010

Jenjang Karir menjadi Aktuaris Masa Depan

Memilih suatu jenjang karir merupakan salah satu keputusan penting dalam kehidupan anda. Untuk dapat melakukan pilihan yang tepat, anda perlu mempertimbangkan dengan cermat serta memahami akan kemampuan, potensi dan kepentingan anda. Bagi anda yang memiliki kemampuan matematika serta naluri usaha dengan baik dan menginginkan jenjang karir yang sukses, sebaiknya memilih menjadi seorang aktuaris.

Apakah aktuaris itu ?

Seorang aktuaris adalah seseorang yang menganalisa dampak finansial saat ini terhadap hal-hal yang tidak pasti di masa yang akan datang dan oleh sebab itu ilmu aktuaria menyangkut pula, pertama persepsi realistis dari kemungkinan ketidak pastian tersebut dan kedua pengamatan yang mendalam dari dampak finansial saat ini.

Dengan demikian, seorang aktuaris adalah seorang bisnis profesional yang terampil dalam menerapkan matematika ke dalam masalah keuangan. Seorang aktuaris dapat menciptakan atau mengatur suatu program untuk mengurangi kerugian finansial sebagai akibat dari ketidak pastian dalam hubungannya dengan kehidupan dan kesehatan seseorang atau dalam hal terjadinya musibah seperti kebakaran ,kerusakan, gempa bumi, banjir, dan lain lain.

Seorang aktuaris menerapkan pengetahuan yang spesifik ke dalam masalah-masalah dalam bidang keuangan, statistik dan teori risiko yang dihadapi oleh:

- perusahaan asuransi

- dana pensiun

- program-program sosial

- perorangan

Secara umum, para aktuaris mempunyai spesialisasi dalam bidang:

- asuransi jiwa

- anuitas

- asuransi kepemilikan dan kecelakaan

- pengelolaan dana pensiun

- program-program kesejahteraan pegawai lainnya

- saksi di pengadilan tentang kehilangan pendapatan di masa depan, atas kerugian nilai ekonomi

Dalam merancang program-program asuransi, seorang aktuaris mengevaluasi risiko keuangan yang ditanggung oleh suatu perusahaan asuransi atau suatu program dana pensiun. Dalam melaksanakan kewajiban ini, para aktuaris mempunyai beberapa tanggung-jawab. Pertama, aktuaris harus memastikan bahwa perusahaan akan memiliki dana yang memadai untuk membayar ganti rugi berdasarkan klaim yang mereka ajukan atau menarik pendapatan dari program pensiun mereka. Kedua, seorang aktuaris harus mengawasi bahwa tarif premi yang dibebankan kepada peserta program asuransi atau dana pensiun adalah sesuai. Dan ketiga, aktuaris perusahaan harus membuat suatu keuntungan yang memadai setelah semua klaim dan biaya dibayarkan.

Para aktuaris harus memahami seluruh pelaksanaan yang ada pada sektor asuransi dan pensiun, karena penilaian mereka sering kali mempengaruhi kebijaksanaan dan penerapannya dalam perusahaan. Dalam kenyataannya, perhitungan dan pendapat mereka dapat mengikat financial perusahaan untuk beberapa tahun kemudian. Sebagai akibat pengikatan financial jangka-panjang ini, maka para aktuaris sering kali terlibat dalam tahap-tahap usaha lain dari perusahaan, seperti manajemen umum, penelitian pemasaran, investasi, akuntansi, administrasi dan perencanaan jangka panjang. Dengan dasar pengetahuan dan pengalaman yang luas ini sering kali membawa para aktuaris ke jabatan dengan tanggung-jawab yang tinggi dalam manajemen. Tidak mengherankan bahwa ada aktuaris yang bekerja pada perusahaan asuransi sebagai wakil-presiden, presiden atau sebagai mitra senior dalam perusahaan konsultan aktuaria.

Pendidikan dan Pelatihan: Apa saja yang diperlukan untuk menjadi seorang Aktuaris.

Profesi aktuaris memerlukan keterampilan matematika yang baik, tetapi pekerjaan aktuaris melibatkan kemampuan matematika yang bersifat praktis. Pekerjaan seorang aktuaris memerlukan suatu gabungan dari keterampilan matematika dan usaha. Dan anda akan berhubungan dengan masalah-masalah dalam kehidupan nyata daripada yang bersifat teoritis. Yang penting adalah, anda mempunyai sifat ingin tahu, memiliki kemampuan mengevaluasi dengan baik dan dapat berpikir secara logis dan kreatif.

Persiapan umum terbaik bagi suatu jenjang karir aktuaris adalah anda harus lulus dengan angka tertinggi dalam matematika atau statistik, lulus terbaik dalam jurusan bisnis administrasi atau ekonomi dengan banyak mengambil kuliah-kuliah yang berhubungan dengan matematika atau statistik. Pelajaran matematika anda harus meliputi kalkulus, probabilitas dan statistik serta anda harus memastikan bahwa anda telah memiliki banyak latihan dalam ilmu-ilmu pasti serta penerapannya.

Ingat bahwa anda sedang berlatih untuk jenjang karir sebagai seorang bisnis eksekutif. Agar berhasil, anda harus mengembangkan pengetahuan yang luas tentang usaha serta lingkungannya. Beberapa kursus yang akan melengkapi anda adalah filosofi, pengetahuan sosial dan sejarah. Kursus-kursus administrasi penting lainnya yang juga harus di ikuti adalah akuntansi, keuangan, ekonomi dan pengetahuan komputer. Akhirnya, memahami orang lain serta gagasan komunikasi yang efektif merupakan hal yang sangat diperlukan untuk keberhasilan jabatan anda, jadi pastikan bahwa kursus-kursus bahasa Inggris, korespondensi bisnis dan komunikasi sebagai kelengkapan pengetahuan anda.

Mengapa menjadi seorang Aktuaris?

Kami telah menanyakan kepada beberapa aktuaris mengapa mereka memilih jenjang kerja ini. Dibawah ini kami sajikan beberapa jawaban yang paling sering diberikan :

- Saya suka matematika dan ingin menerapkannya dalam dunia usaha.

- Pekerjaan asuransi dan pensiun rupanya sangat menarik

- Sektor jasa keuangan sangat mengesankan

- Saya senang bekerja dengan orang, dan konsultasi merupakan suatu gabungan yang baik dari matematika, usaha dan komunikasi.

- Seorang teman mengatakan bahwa banyak kesempatan yang baik bisa didapatkan dalam bidang ini.

- Profesi ini menawarkan penghasilan yang baik sekali.

- Pekerjaan aktuaris dapat menuju ke jabatan manager senior.

- Profesi aktuaris memiliki gabungan terbaik dari semuanya yang ingin saya lakukan.

- Saya percaya bahwa para aktuaris mempunyai masa depan yang baik, karena kami memiliki keterampilan matematika dan teknis yang kuat.

- Saya lulus dengan angka terbaik untuk matematika tetapi tidak ingin menjadi seorang guru atau insinyur.

Kesempatan kerja

Permintaan akan aktuaris sangat besar dalam hampir semua sektor usaha. Terutama, permintaan untuk para aktuaris dalam sektor asuransi diperkirakan akan tetap tinggi. Hal ini disebabkan oleh ketentuan-ketentuan yang diatur dalam undang-undang serta peraturan baru.

Kesempatan kerja sebagai aktuaris pada umumnya tersedia di bidang-bidang berikut ini :

- Perusahaan asuransi jiwa, kesehatan, kepemilikan, kecelakaan dan sosial;

- Perusahaan konsultan aktuaria dan program kesejahteraan karyawan;

- Organisasi Dana Pensiun;

- Pemerintahan

- Universitas

Di masa depan, para aktuaris akan terlibat juga dalam sektor-sektor berikut ini:

- Organisasi jasa kesehatan

- Kantor penilaian asuransi kecelakaan;

- Perusahaan akuntansi umum;

- Perusahaan-perusahaan industri besar;

- Yayasan sosial;

- Serikat Buruh;

Dimana para Aktuaris bekerja ?

Berikut ini contoh-contoh pekerjaan yang dilakukan oleh seorang Aktuaris dalam beberapa bidang bisnis.

Aktuaris di perusahaan asuransi jiwa,kesehatan dan kecelakaan.

Tanggung-jawab anda sebagai seorang aktuaris dalam bidang ini pada umumnya memastikan bahwa perusahaan dimana anda bekerja mengetahui dengan jelas serta mengevaluasi dengan cermat atas risiko asuransi yang timbul; memberikan tarif premi yang sesuai, serta memiliki sistem yang tepat guna membayar klaim dan biaya yang timbul. Ini merupakan tanggung-jawab yang penting, karena apabila anda memperhitungkan biaya dari kontrak asuransi untuk perusahaan anda, anda akan mengikatnya selama bertahun-tahun. Pada kenyataannya, sebagian besar kelancaran keuangan perusahaan tergantung pada perhitungan dan penilaian seorang aktuaris. Itulah sebabnya mengapa sebagian besar para aktuaris yang dipekerjakan pada perusahaan asuransi akhirnya menduduki jabatan manajer senior.

Sebagai seorang aktuaris perusahaan asuransi jiwa atau kesehatan, mempunyai tanggung-jawab yang meliputi:

- Mengamati harapan hidup manusia akibat dari penurunan tingkat kesehatan - Menerapkan model matematika terhadap masalah-masalah di perusahaan asuransi

- Ikut serta dalam berbagai aspek perencanaan perusahaan, seperti peleburan atau pembelian perusahaan;

- Rencana pengembangan usaha dalam membuka cabang -cabang baru;

- Mengembangkan sistem pembagian komisi;

- Memahami manfaat-manfaat yang diberikan oleh produk-produk baru asuransi;

- Mengenali keuntungan dari suatu kontrak asuransi baru;

- Memastikan bahwa perusahaan anda memiliki persediaan dana yang cukup untuk membayar anuitas dan klaim yang diajukan

- Memegang peran utama dalam proses pengambilan keputusan perusahaan;

- Mempersiapkan laporan keuangan perusahaan;

- Mempelajari beberapa tarif asuransi berdasarkan pengalaman, seperti tarif asuransi mobil atau tarif asuransi kepemilikan rumah;

- Melakukan penelitian tentang model dan metode statistik yang baru untuk memperkirakan klaim

Aktuaris dalam perusahaan jasa konsultan

Para Aktuaris yang bekerja sebagai konsultan memberikan jasa konsultasi aktuaria dengan menerima uang jasa sebagai imbalannya, dari berbagai macam nasabah. Nasabah-nasabah konsultan aktuaria terdiri dari perusahaan Asuransi, Dana Pensiun, Rumah Sakit, Serikat Pekerja, Pemerintah dan Gabungan Serikat Pekerja dan Pengusaha.

Sebagai seorang konsultan aktuaria, anda mungkin bekerja pada perusahaan besar dengan banyak kantor cabang diseluruh daerah dengan tugas merancang program kesejahteraan karyawan. Anda dapat juga mendirikan perusahaan konsultan dan bekerja sebagai aktuaris independen . Sebagai konsultan independen, suatu saat anda dapat dipanggil untuk memberi kesaksian di pengadilan mengenai nilai kerugian yang potensial sebagai akibat cacat atau meninggal dalam kecelakaan. Atau anda mungkin diminta untuk menunjukan bukti bagaimana tarif asuransi ditentukan. Seperti halnya seorang dokter yang mendalami bidang obat obatan, demikian juga aktuaris dapat menjadi ahli dalam bidang program pensiun, asuransi jiwa, kesehatan, atau asuransi bukan jiwa.

Jika anda seorang konsultan pensiun, kemungkinan anda diminta merancang suatu program pensiun untuk karyawan dari suatu perusahaan besar dan diberikan wewenang untuk mewakili perusahaan melakukan negosiasi terhadap penawaran program-program asuransi dari perusahaan asuransi jiwa. Persahaan dapat juga meminta nasehat anda dalam bidang investasi dana pensiun, instrumen investasi mana yang lebih baik diantara real estate, saham atau pasar modal.

Perusahaan asuransi dengan skala kecil dapat meminta bantuan anda selaku Konsultan untuk membantu staf aktuaris mereka dalam mengembangkan dan menentukan tarif suatu produk. Nasabah lain mungkin membutuhkan bantuan anda dalam menciptakan sistem komputerarisasi. Nasabah lainnya meminta menilai perusahaan yang akan mengadakan merger atau akuisisi baik oleh pembeli maupun penjual.

Sebagai konsultan asuransi kecelakaan, anda akan membantu perusahaan asuransi untuk menentukan tarif atau merinci kewajiban pembayaran klaim yang belum diselesaikan. Ada kalanya anda diminta untuk melakukan kajian program asuransi, atau bertindak sebagai menejer risiko sebuah perusahaan berskala besar untuk mengevaluasi biaya program asuransi perusahaan tersebut.

Aktuaris dalam pemerintahan

Sebagai aktuaris dalam pemerintahan, anda mempunyai peluang kerja diberbagai departemen naga Kerja, Departemen Kesehatan dan Biro Pusat Statistik. Selaku aktuaris pemerintahan, anda mempunyai tugas dalam pembinaan dan pengawasan perusahaan asuransi serta peseperti; Departemen Keuangan dalam direktorat Asuransi atau Pensiun, Departemen Tengawasan pelaksanaan dana pensiun. Anda dapat juga diminta memberikan saran dalam penyusunan undang-undang atau peraturan dibidang asuransi.

Sejarah Profesi Aktuaris

Profesi aktuaris berasal dari pertengahan abad kedelapan belas di Inggris.

Revolusi Industri telah mengakibatkan pertumbuhan di banyak bidang usaha yang pada umumnya sampai sekarang masih dilaksanakan, termasuk sejumlah besar bentuk asuransi yang dirancang untuk memperkecil tingkat risiko. Kebutuhan akan aktuaris semakin banyak diperlukan untuk mengidentifikasikan risiko serta menghitung kerugian keuangan yang timbul. Pada pertengahan abad ke sembilanbelas, terbentuk Institute Aktuaris di London serta Fakultas Aktuaris di Edinburgh.

Di Indonesia, profesi aktuaris dibawah Persatuan Aktuaris Indonesia yang secara resmi mulai didirikan dan diakui oleh pemerintah pada tahun 1962. Pada awal berdirinya organisasi ini beranggotakan 25 orang, 18 diantaranya hingga saat ini masih aktif pada profesi ini. Sebagian besar dari mereka adalah para top eksekutif di industri asuransi dan konsultan aktuaris. Dengan diterbitkannya undang-undang asuransi dan dana pensiun yang diberlakukan pada tahun 1992, maka pengawasan baru yang dilakukan Pemerintah pada industri asuransi mempunyai dampak kerja yang lebih besar bagi para aktuaris. Hal ini menempatkan profesi Aktuaris di baris terdepan dalam bidang jasa keuangan.

Hingga saat ini terdapat 129 anggota Persatuan Aktuaris Indonesia.

Peraturan Pemerintah dan Aktuaris

Selambat-lambatnya pada akhir tahun 1997, undang-undang mengharuskan setiap perusahaan asuransi wajib memperkerjakan sekurang-kurangnya seorang tenaga aktuaris. Pada saat ini, Persatuan Aktuaris Indonesia mempunyai kurang dari 60 orang Aktuaris yang bekerja tersebar pada perusahaan Asuransi Jiwa, Dana Pensiun atau Konsultan Aktuaria, sedangkan perusahaan asuransi jiwa di Indonesia berjumlah 58 perusahaan. Dengan demikian, diberlakukannya undang-undang tersebut memberikan banyak peluang kerja Aktuaris. Disamping itu, dari seluruh penduduk Indonesia, baru kurang lebih 12% menjadi peserta program asuransi jiwa sedangkan pertumbuhan pasar asuransi meningkat sebesar 30% pertahun. Oleh karena itu para aktuaris muda diharapkan dapat mengembangkan bidang asuransi jiwa di tahun-tahun mendatang.

Undang-undang Dana Pensiun menetapkan keharusan mengaudit laporan keuangan oleh kuntan publik terdaftar. Juga evaluasi tanggung jawab aktuaria dari dana pensiun harus dilakukan oleh suatu aktuaris pihak ketiga yang mandiri. Ini akan menciptakan banyak kesempatan bagi aktuaris yang bekerja pada perusahaan konsultan aktuaris. Pemerintah harus melakukan penilaian pensiun untuk memeriksa apakah dana pensiun telah mengikuti persyaratan undang-undang. Bantuan aktuaris diperlukan untuk melakukan penilaian pensiun. Pada saat ini terdapat kira-kira 300 dana pensiun terdaftar di Indonesia, tetapi jumlah mereka bertumbuh dengan cepat karena Pemerintah telah meramalkan lebih dari 200 pendaftaran baru dalam tahun 1998. Pertumbuhan cepat dari sektor ini akan memberikan banyak kesempatan bagi para aktuaris muda.

Apakah Persatuan Aktuaris Indonesia?

Persatuan Aktuaris Indonesia adalah suatu badan profesional yang menghimpun para aktuaris di Indonesia. Keanggotaan merupakan suatu keharusan untuk setiap aktuaris yang bekerja di Indonesia. Terdapat tiga macam keanggotaan dari organisasi ini yaitu, anggota biasa, anggota luar biasa dan anggota kehormatan. Anggota biasa terdiri dari semua aktuaris yaitu mereka-mereka yang telah menyelesaikan 10 mata pelajaran yang diujikan dan semua ajun aktuaris yaitu mereka-mereka yang telah menyelesaikan 5 ujian pertama. Anggota luar biasa yaitu mereka-mereka yang ingin menjadi anggota. Anggota kehormatan yaitu mereka-mereka yang dianggap berjasa dalam pembinaan organisasi.

Persatuan Aktuaris dari Indonesia bertanggung jawab atas proses sertifikasi dari para aktuaris serta bertanggung-jawab untuk mempersiapkan ujian keterampilan.

Pokok-pokok Ujian Aktuaris

Mata ujian berikut ini tercakup dalam ujian yang mengarah ke Keanggotaan penuh dalam pengetahuan aktuaris.

Pokok-pokok inti:

- Kalkulus dan Aljabar Linear

- Probabilitas dan Statistik

- Metode-metode Statistik Terapan

- Metode Numerik

- Matematik Keuangan

- Matematika Aktuaria

- Teori Risiko

- Model kehidupan dan Konstruksi Tabel Mortalita

- Matematika Penghalusan

- Teori dan Praktek Aktuaria

- Akuntansi

- Investasi.

- Manfaat-manfaat Asuransi Kumpulan dan Kesehatan

- Asuransi Jiwa Perorangan dan Anuitas

- Matematika Pensiun

- Hukum

Mata pelajaran tambahan :

- Penelitian Operasional

- Demografi

- Dasar-dasar Ekonomi

- Keahlian Penggunaan Komputer

- Hukum

- Manajemen Umum

- Manajemen Risiko

- Pemasaran

Pendidikan formal yang direkomendasikan

Untuk menjadi seorang aktuaris , anda harus menyelesaikan 10 mata ujian dari Asosiasi Aktuaris Indonesia . Untuk melengkapi proses ujian, sangat dibutuhkan dasar pendidikan yang kuat.Pendidikan formal yang dibutuhkan sebagai persiapan untuk karir aktuaris diuraikan sebagai berikut.

Sekolah menengah :

Dasar yang kuat dalam matematika , khususnya aljabar dan kalkulus sangat penting.Pengenalan akan ekonomi, perdagangan, administrasi bisnis dan pengenalan komputer sangat berguna.

Universitas :

Tidak merupakan suatu keharusan memiliki gelar universitas untuk menjadi seorang aktuaris, walaupun umumnya aktuaris adalah tamatan universitas. S1 matematik, statistik, bisnis administrasi ,ekonomi, atao D3 dalam ilmu aktuaria merupakan persiapan yang baik untuk ujian profesi tahap awal .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar